Ayun Resmi Daftar Calon Ketua Umum Laskar Keadilan Jelang Kongres II

Berita Laskar Keadilan


Oleh: M A H M U D

Parigi Moutong – Ketua Wilayah Laskar Keadilan Provinsi Sulawesi Tengah, Ayun, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Laskar Keadilan dalam Kongres II yang akan berlangsung di Parigi, pada 11–12 Oktober 2025 mendatang. Penyerahan formulir pendaftaran dan berkas persyaratan dilakukan pada Jumat (5/9/2025), menandai keseriusannya untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi kaderisasi tersebut.

Ayun dikenal luas di internal Laskar Keadilan. Selain menjabat sebagai Ketua Wilayah, ia juga berprofesi sebagai guru, suami dari seorang istri, dan ayah tiga anak. Latar belakangnya sebagai pendidik dinilai memberi warna tersendiri dalam kepemimpinan, yakni mengedepankan keteladanan, kedisiplinan, serta pendekatan humanis dalam membina kader.

Dalam pernyataannya usai menyerahkan berkas, Ayun menegaskan bahwa pencalonannya bukan untuk mencari popularitas, melainkan sebagai wujud pengabdian. Ia menyampaikan visi untuk menjadikan Laskar Keadilan sebagai organisasi kaderisasi yang berjenjang, solid, berdaya guna, dan berakar pada nilai keagamaan, kebangsaan, serta kerakyatan.

“Yang saya lakukan hanyalah melanjutkan dan menyempurnakan program Ketua Umum periode sekarang. Semua ini untuk memastikan kaderisasi berjalan lebih baik, lebih berjenjang, dan lebih bermanfaat bagi kader maupun masyarakat,” ujarnya santai di kediamannya, Desa Tada Timur, Kecamatan Tinombo Selatan.

Ayun merumuskan lima misi utama yang menjadi arah Gerakan perjuangannya jika terpilih memimpin organisasi. Pertama, membangun sistem kaderisasi yang terstruktur dari tingkat ranting hingga nasional. Kedua, memperkuat Balaksus sebagai barisan militan, disiplin, dan siap berperan dalam bidang sosial maupun kemanusiaan. Ketiga, menghidupkan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) sebagai basis spiritual organisasi. Keempat, mendorong kemandirian ekonomi kader melalui program kreatif dan produktif. Kelima, memperluas komunikasi, advokasi, dan kemitraan strategis untuk memperkuat eksistensi organisasi.

Selain itu, Ayun juga menekankan pentingnya program-program konkret di berbagai bidang. Dalam bidang organisasi, ia berkomitmen menghidupkan kembali musyawarah di tingkat ranting hingga cabang dan Wilayah, membangun pusat data kaderisasi digital, serta menggelar Kemah Kader Nasional. Di bidang Balaksus, ia mendorong pembentukan Balaksus Rescue untuk kesiapsiagaan bencana dan latihan bela negara bekerja sama dengan instansi terkait.

Bidang spiritual melalui Majelis Dzikir & Sholawat (MDS) juga mendapat perhatian serius. Ia menargetkan dzikir rutin dua mingguan di tingkat kecamatan, peringatan hari besar Islam, hingga pengembangan dakwah digital. Sementara di bidang ekonomi, ia menawarkan pembentukan koperasi, usaha produktif berbasis kader, serta gerakan ketahanan pangan. Dalam bidang komunikasi dan advokasi, ia berkomitmen membentuk lembaga advokasi Laskar Keadilan serta mengembangkan media resmi organisasi.

Pendaftaran Ayun sebagai calon Ketua Umum menjadi langkah awal menuju Kongres II yang diprediksi berlangsung dinamis. Sejumlah nama lain disebut-sebut akan ikut bersaing, meski belum seluruhnya menyerahkan berkas pendaftaran.

Dengan visi, misi, dan program yang menyentuh berbagai aspek, Ayun dipandang memiliki modal kepemimpinan yang kuat. Kini, perjalanan menuju Kongres II Laskar Keadilan tinggal menunggu momentum. Apakah Ayun mampu memperoleh mandat Seluruh kader  untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan? Jawabannya akan ditentukan pada forum tertinggi organisasi bulan Oktober mendatang.***