(Ahmed Murod)
Laskar.Keadilan.Blogspot.com - Parigi Moutong, 12 Oktober 2025 - Kongres II Laskar Keadilan yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu, 11–12 Oktober 2025, resmi menetapkan Ayun sebagai Ketua Umum Laskar Keadilan periode 2025–2030. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan itu juga menghasilkan sejumlah program kerja strategis dan rekomendasi organisasi untuk lima tahun mendatang.
Kongres yang dihadiri 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan, para pimpinan ranting, Pimpinan Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dan pimpinan Cabang Kabupaten Parigi Moutong serta kader Laskar Keadilan dari berbagai daerah ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pendiri Laskar Keadilan Ibrahim R. Mangge dan Ketua Dewan Pembina Moh. Nasir Jamal Bandera yang memberikan arahan serta pesan moral bagi seluruh peserta kongres.
Dalam sambutannya seusai terpilih secara aklamasi, Ayun menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta kongres atas amanah yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan anak cabang, ranting, kader, dan peserta kongres yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk menjadi nahkoda Laskar Keadilan selama lima tahun ke depan. Saya akan melanjutkan program kerja Ketua Umum sebelumnya bersama abang-abang dan kakak-kakak di medan juang Laskar Keadilan,” ujar Ayun.
Menurut pantauan, suasana kongres berlangsung tertib dan penuh suasana musyawarah. Para peserta aktif memberikan pandangan dan gagasan untuk memperkuat arah gerak organisasi. Beberapa poin hasil kongres mencakup penguatan kaderisasi, perluasan basis perjuangan di tingkat kecamatan dan desa, serta peningkatan peran sosial organisasi dalam kegiatan kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendiri Ibrahim R. Mangge menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan solidaritas antar-kader. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa Laskar Keadilan menjadi lebih solid dan responsif terhadap tantangan zaman.
“Laskar Keadilan harus terus tumbuh menjadi organisasi yang berperan aktif membangun masyarakat, tidak hanya dalam wacana, tetapi dalam aksi nyata,” ujar Ibrahim.
Kongres II Laskar Keadilan ditutup dengan pembacaan hasil sidang pleno dan penyerahan bendera organisasi kepada Ketua Umum terpilih sebagai simbol amanah kepemimpinan. Para peserta kemudian mengumandangkan yel-yel “Laskar Keadilan; NKRI; Harga Mati, Pancasila; Jaya, Merah putih; Pusakaku, Indonesia Tanah Airku, Laskar Keadilan Balaksus; Komitmen, Konsisten Satu Komando yang menandai berakhirnya kegiatan dengan penuh semangat persaudaraan.
Dengan selesainya Kongres II ini, Laskar Keadilan memasuki babak baru gerakan perjuangan menuju periode 2025–2030, di bawah kepemimpinan Ayun yang diharapkan mampu melanjutkan estafet gerakan perjuangan dan memperkuat kiprah organisasi di tengah masyarakat.

